Sabtu, 13 Februari 2016

The Last Mabim 2015



pagi sudah menyinari Kota berintan, Bandung, kala itu.
burung burung sudah bersiul merdu menambah ketentraman saat itu.

"13 Febuari 2015 jam 4.50 AM"

itulah yang pertama kali aku lihat di layar HP-ku ketika terbangun dari indahnya sebuah ilusi mimpi.
teringat akan kewajiban terakhirku sebagai mahasiswa baru KMA Kridaya FPTK UPI.

MABIM 4

ya. itu adalah mabim terakhir untuk mahasiswa baru Departemen Pendidikan Teknik Arsitektur 2015.
bergegas ku berangkat ke sebuah supermarket meskipun perut ini belum terisi.
ya, supermarket itu.
tempat dimana kami berkumpul ketika acara Mabim, LDKM dan PAB memanggil jiwa dan raga kami untuk hadir.

warna merah pun menghiasi halaman supermarket itu.
dengan kalap merah dan celana/rok hitam yang mereka kenakan, kami siap meramaikan mabim penutup. seakan menagih janji manis kaka tingkat dengan keseruan mabim ke 4 kala itu.
terlihat kesantaian dan keceriaan di wajah kami.
tak ada tegang, maupun rasa takut akan komdis menghampiri.
terlihat komdis Teh Devina (2014) berjalan ke supermarket 24 jam itu.
dengan senyumnya, ia menyapa hangat kami pagi itu seakan meruntuhkan ekspetasi kami kepada para komdis selama ini.

barisan pun berangkat menuju FPTK memenuhi jalan geger kalong kala itu.
dengan korlap kaang 2014, Kang Afif yang berdiri di depan kami, dimulailah mabim 4 saat itu juga.
walaupun games mengerikan (read: Truth Or Dare) rela kami mainkan demi mengisi waktu keterlambatan kesiapan acara Mabim.